Persiapan Pembelajaran Tatap Muka 2021

 Darurat penanganan wabah virus covid-19 telah terjadi sejak Maret 2020 hingga saat ini. Anjuran untuk menjaga jarak sosial, bekerja dari rumah saja, dan belajar dari rumah dengan sistem pembelajaran online untuk para siswa dan mahasiswa, menjadi sebuah aktivitas yang membutuhkan adaptasi baru.

Ada banyak kendala yang dihadapi selama pembelajaran daring seperti masalah jaringan, kuota internet yang mahal, dan pengoperasian aplikasi untuk pembelajaran daring. Namun, dibalik kendala tersebut, terdapat kelebihan dari pembelajaran sistem daring yaitu interaksi antara dosen dan mahasiswa dapat dilakukan di manapun (Rahman, 2020).

Pembelajaran daring dapat menjadikan mahasiswa lebih mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Mahasiswa akan terhindar dari pembicaraan yang tidak perlu dan tidak penting, hal yang didiskusikan dengan sesama mahasiswa merupakan hal yang penting terkait dengan materi pembelajaran (Syarifudin, 2020). 

Jika dilihat lebih dekat lagi, banyak sekali pelajar yang kesulitan dalam pembelajaran daring. Dimana para pelajar daerah tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh (Ali Sadikin,2020). 

Dari berbagai sisi negatif yang timbul dari pembelajaran jarak jauh (daring), sangatlah menggembirakan jika kembali belajar secara luring. Dengan pembelajaran tatap muka, banyak hal positif yang bisa didapat. Mulai dari fisik seperti sosialisasi, adanya interaksi yang membuat semakin menariknya proses belajar mengajar. Para pelajar juga semakin aktif, dan dapat melakukan berbagai kegiatan yang mungkin sudah lama didambakan oleh para pelajar pada umumnya. 


Reference :

Ali Sadikin, AS. (2020). Pembelajaran Daring di Tengah Wabah Covid-19. Biodik:Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 06(02), 224.

Comments